Berita  

Penutupan PSM 8 Sanggar Lentera, Wabub Sumenep; Kegiatan Ini Mampu Meningkatkan Ekonomi Produktif

PEMUKULAN GONG: Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, M.Pd.I Wakil Bupati Sumenep saat melakukan pemukulan gong sebagai simbolis menutup acara PSM 8 Sanggar Lentera STKIP PGRI Sumenep. Sabtu (16/06/24).
banner 120x600
banner 468x60

Sumenep, madurachannel.com–Penutupan Pekan Seni Madura VII r yang di selenggarakan oleh UKM Sanggar Lentera STKIP PGRI Sumenep. bertempat di Lapangan Luar GOR Ahmad Yani Kabupaten Sumenep. Pada Sabtu (15/06/24).

Turut hadir, Wakil Bupati Sumenep. Kepala Dinas Disbudporapar Sumenep, Ketua PT PPLP PGRI Sumenep dan ketua STKIP PGRI Sumenep, serta Pembina UKM Sanggar Lentera.

Acara yang bertema “The Pentahelix Of Art”juga di meriahkan oleh musik tong-tong pangeran Arya, Wiraraja serta beberapa penampilan dari juara 1 lomba baca puisi, Juara 1 lomba Festival Can Macanan “Si Manis”.

Ketua Umum UKM Sanggar Lentera menyampaikan, kegiatan Pekan Seni Madura merupakan upaya untuk tetap merepresentasikan nilai-nilai kesenian di kabupaten Sumenep. Sebab, menurutnya bangsa yang hebat adalah yang mampu menghargai budaya leluhur.

“Semoga dapat menciptakan masyarakat yang apresiatif terhadap kesenian,” sampainya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah menuturkan, dirinya menyampaikan ucapan terimakasih kepada STKIP PGRI Sumenep, yang telah melakukan inovasi-inovasi pendidikan, salah satunya adalah bagian dari proses merdeka belajar, sehingga mampu menambah skill dengan kegiatan-kegiatan yang positif.

“Salah satunya adalah dengan ikut mengembangkan program ekonomi kreatif dan produktif di Kabupaten Sumenep,” sampainya saat sambutan.

Wanita yang akrab di sapa Nyi Eva menambahkan, karena saat ini bulan Bung Karno maka semangat pemuda hari ini bisa dikembangkan bersama dengan menjadi pemuda masa depan, menjadi harapan bangsa dan agama.

“Jangan sampai pemuda hanya menjadi harapan pemudi, kalau pemuda hanya menjadi harapan pemudi maka selesai di KUA,” tegasnya.

Kata Dewi, tentunya bazzar ini akan menarik dengan adanya beberapa kegiatan yang di lakukan secara bersama-bersama. Sehingga menurutnya bazzar ini bukan hanya menjadi daya tarik untuk belanja, tapi ada media edukasi kepada masyarakat Kabupaten Sumenep.

“Kita berharap kegiatan ini tidak hanya stagnan selesai dilakukan hari ini, mudah-mudahan nantinya ini bisa berkesinambungan dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Din/Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *