Pembekalan Microteaching Mengecewakan, Aliansi Mahasiswa Angkatan 2021 Gelar Aksi Demonstrasi

MENYALA: Mahasiswa angkatan 2021 saat melakukan pernyataan sikap terhadap pimpinan kampus.
banner 120x600
banner 468x60

Sumenep, madurachannel.com-Kegiatan pembekalan microteaching STKIP PGRI Sumenep.bertempat di aula lantai III kampus setempat. disambut dengan aksi demontrasi oleh aliansi mahasiswa angkatan 2021 pada Jum’at, (22/03/24).

Sekadar informasi, aliansi mahasiswa ini lahir karena adanya keresahan-keresahan mahasiswa angkatan 2021. Sebab, uang pendaftaran microteaching menurut mereka sangatlah memberatkan.

Adapun gerakan ini di ikuti sebanyak 400 lebih mahasiswa, dan melakukan pernyataan sikap atas mahalnya uang pembiayaan microteaching serta orasi secara bergantian.

Bahkan, banyak dari mahasiswa angkatan 2021 yang tidak mendapatkan beasiswa BPP dan KIP-kuliah untuk bisa membayar microteaching ini sampai terlilit utang-piutang.

Korlap Aksi Ach Zainuddin menyampaikan, segalah bentuk upaya sudah dilakukan mulai dari bicara baik-baik dengan pimpinan.Namun, semua upaya yang telah di lakukan tidak dindahkan.

“Maka atas dasar tersebut aliansi mahasiswa angkatan 2021, melakukan aksi demi mengetuk hati pimpinan yang sudah keras,” ungkapnya.

Mahasiswa dari prodi PBSI itu turut menegaskan, bahwa kampus hari ini telah mencerminkan pendidikan kapitalis. Pasalnya, ketika berhubungan dengan uang, kampus terkesan tidak transparan dan membuat mahasiswa menjadi gaduh dengan penuh tanda tanya.

Kampus yang seharusnya menjadi wadah untuk mencetak pendidikan yang kritis, namun hari ini sudah menindas dan tidak berintegritas.

Jelas dalam pasal 12, tahun 2012 pasal 63, setiap perguruan tinggi berhak memberikan transparansi.

“Kami mahasiswa angkatan 2021 menuntut penuh pimpinan kampus untuk menurunkan serta mengembalikan uang pembiayaan microteaching bagi mahasiswa yang terpaksa bayar” tegasnya.

Sedangkan Fatmawati, salah satu mahasiswa semester 6 turut menjadi korban dari mahalnya biaya microteaching itu. Sebab, dia sampai terlilit utang untuk membayar tagihan microteaching.

“jujur, saya sampai rela mencari pinjaman uang untuk memenuhi tagihan biaya itu, namun ketika melihat fasilitas yang disediakan kampus, saya sangat kecewa,” ucapnya. (Bai/Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *