Dugaan Pungli di Kawasan Keraton Sumenep, Aktivis Pusaka: Sebut Akan Bongkar Kebusukan Disbudporapar

MEMBLUDAK: Para pengunjung saat berada di gerbang labeng mesem wisata Keraton Sumenep. Sumber foto: Peka Aksara.
banner 120x600
banner 468x60

Sumenep, madurachannel.com-Ditengah maraknya kenaikan harga tiket retribusi wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dan perawatan cagar budaya wisata keraton yang dinilai terlalu kumuh, nyatanya ada dugaan kasus pungli dilingkaran UPT Museum.

Pasalnya, ditemukan dengan jumlah penjualan harga tiket yang tidak sebanding dengan angka setoran sebagaimana mestinya.

Sedangkan, harga tiket yang sudah naik tersebut sebesar sepuluh ribu rupiah untuk orang dewasa, dan seharga enam ribu rupiah untuk anak-anak.

Hal tersebut, membuat Aktivis Pusaka angkat bicara terkait dugaan pungli tersebut Ia menyatakan, jika kemudian dibiarkan ada tiket yang digelapkan sebanyak 50 tiket orang dewasa tiap hari, maka dalam setahun akan terjadi penggelapan uang sebesar 180 juta.

“Ini bukan hanya besaran uang kecil atau besar, namun menjadi kemiskinan integritas dalam lingkungan keraton yang cukup sakral di masyarakat Sumenep” ucap M. Ridwan Aktivis Pusaka sekaligus Wisatawan lokal

Tidak berhenti disitu, Pria asal Ganding tersebut akan mengusut lebih jauh jika Disbudporapar tidak segera menindak tegas.

“Jika Kadisporapar tidak menindak tegas maka saya akan membongkar semua kebusukan yang ada” tegasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *